Imipian Menjadi Entrepreneur Sukses
Oleh
Riska Awalia
160603069

Mendengarkan cerita
dari salah seorang mahasiswa Uin Ar-raniry yang bernama Asmiar yang mempunyai
mimpi terbesar menjadi entrepreneur tetapi sangat disayangkan ia berkata “saya
tak mempunyai modal untuk membangun sebuah usaha tersebut”.
Nah,,,,
Cerita ini sangat menarik bukan........
Tetapi dia tak pernah
pesismis untuk bisa menjadi seorang
entrepreneur. Hanya saja saat ini modal yang menjadi penghalang baginya. Dia
juga berkata setelah ia mendapatkan gelar SE ia berencana untuk bekerja
disebuah restaurant agar suatu saat nanti ia bisa juga memiliki sebuah
restaurant yang akan dibangun dikampung halamannya sendiri.
Wooowww ,,,,,,,
Motivasi yang sangat luar biasa
bukan.............
Untuk menjadi seorang entrepreneur, tidaklah
begitu susah namun harus mempunyai ide, uang itu bukanlah hal yang paling
utama.
Mengapa uang tidak menjadi hal paling
utama untuk menjadi seorang entrepreneur?
Karna uang tidak
akan bisa menentukan seseorang sukses
menjalankan bisnisnya. Memang benar, uang menjadi salah satu point untuk
mempermudah mendirikan dan menjalankan usaha. Tetapi selain uang ada hal lebih
penting yang harus kita miliki agar sukses dalam berwirausaha. Sebab uang bukanlah segalanya,
uang tak kan berarti tanpa adanya ide. Uang bukanlah modal yang utama untuk membangun sebuah bisnis.
Ingat
lho guys,,,
Kita bisa menggunakan cara-cara yang sederhana untuk
membangun sebuah usaha. cara sederhana bukan
berarti tidak menghasilkan. Justru cara sederhana ini lah yang sering kali
membuat keberhasilan sebuah bisnis.
Apa saja cara-cara sederhana tersebut?
1. Memperkaya
ide
Sebuah bisnis tentunya berawal dari
adanya ide, dengan adanya ide kita bisa
menentukan apa saja yang harus kita kerjaka terlebih dahulu, dan apa tujuan
kita untuk kedepannya.
2. Bakat dan
minat
Lakukanlah suatu usaha berdasarkan
bidang yang anda minati. Contohnya bisnis kosmetik, bisnis hijab dan lain
sebagainya. Dan gunakanlah bakat/kemampuan anda untuk melakukan inovasi agar
bisnis yang akan anda tawarkan menjadi sesuatu yang unik.
3. Ketekunan
Tidak semua pebisnis bisa sukses, karena tidak semua orang
memiliki ketekunan. Semua orang yang menjalankan bisnis, pasti banyak mengalami
hambatan, mulai dari mencari rekan bisnis, mencari pendanaan, mencari supplier,
memasarkan produk, mengurus keuangan dan lain sebagainya. Ketekunan adalah
kunci sukses untuk membesarkan bisnis.
4.
Jangan Takut
Salah
Kebanyakan pebisnis pemula ingin melakukan segala
sesuatu dengan sempurna dan takut
melakukan kesalahan. Contohnya takut rugi atau dengan kata lain takut mengambil
resiko. Sebenarnya
hidup kita ini adalah rentetan dari peluang dan risiko. Apapun keputusan yang
kita ambil pasti ada risikonya. Begitu pula yang terjadi di dunia usaha. Risiko
di dunia usaha memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi karena berpengaruh
langsung pada kelangsungan usaha. Uniknya, dibalik risiko selalu terdapat
peluang emas. Wirausaha yang berani mengambil risiko berada satu langkah di
depan orang-orang yang memilih jalan aman dan menghindari risiko. Kalaupun
risiko itu berdampak buruk bagi dirinya, paling tidak dia sudah mendapat
pengalaman berharga. Dan jika berhasil memanage risiko dengan baik, maka
peluang emas berada di depan mata.
Pelaku usaha yang takut mengambil
risiko akan cenderung berpikir aman dan tidak berkembang. Mereka sulit
untuk naik ke level yang lebih tinggi dan usahanya akan berkutat di situ-situ
saja bahkan akan tergerus oleh usaha lain. Jadi, Jangan takut mengambil risiko,
yang terpenting adalah menyiapkan segala sesuatunya agar pengaruh risiko
menjadi minim, dan teruslah bergerak maju untuk meningkatkan level usaha
anda.
Banyak ahli yang mengatakan bahwa, kesalahan itu
bukanlah hal yang harus ditakuti. Kesalahan adalah kesuksesan yang tertunda
jika kita mau mengakui kesalahan tersebut, mempelajari kesalahan tersebut dan memperbaiki kesalahan.
Sebenarnya
ada banyak cara yang dapat dilakukan seseorang untuk menjadi entrepreneur
sukses. Dan tentu saja mereka telah menempuh berbagai macam cara mulai
dari yang sederhana sampai dengan yang rumit. Seperti dalam lagu bang
Haji Roma Irama “berakit-rakit kehulu berenang-renang ketepian, bersakit-sakit
dahulu bersenang-senang kemudian”.
So.......
guys, don’t give up
Because where there is a will, there
is a way.
Komentar
Posting Komentar